Tuesday, June 6, 2017

Pinokio Si Boneka Kayu Part 2

“Pinokio! ” Bila kau berbohong, hidungmu bakal memanjang hingga ke langit. ” “Maafkan saya. Saya tidak bakal berbohong lagi. ” Pinokio mohon maaf. Dewi tersenyum, serta memerintahkan burung pelatuk mematuki hidung Pinokio, mengembalikannya ke bentuk awal mulanya. “Ayo cepat kembali pada tempat tinggal, serta belajar ke sekolah! ” http://giftgraduation.com/

Di dalam perjalanan pulang, Pinokio berjumpa dengan kereta dunia bermain. Pinokio tidak dapat menahan diri tidak untuk naik. Pinokio sudah lupa bakal janjinya pada Dewi, sehari-hari ia cuma bermain-main saja.

ada satu hari, Pinokio terperanjat lihat berwajah yang terpantuk di permukaan air. “Ah! Telingaku jadi telinga keledai! Saya juga berekor! ” teriaknya. Nyatanya anak-anak lain juga sudah jadi keledai. Pada akhirnya Pinokio juga jadi seekor keledai serta di jual ke sirkus. Pinokio sudah tidak mematuhi janjinya pada Dewi, jadi ia memperoleh hukuman.

etiap hari ia dipecut, serta mesti melompati lingkaran api yang panas. Meskipun takut, Pinokio tetaplah meloncat. Pada akhirnya ia terjatuh hingga kakinya patah. Yang memiliki sirkus jadi geram. “Keledai dungu! Tambah baik dibuang ke laut. ” Lalu Pinokio dilempar ke laut. “Blup blup blup” Pinokio terbenam ke basic laut, ikan-ikan datang menggigitnya. Lantas kulit keledai lepas, serta dari dalamnya nampak si Pinokio. “Terima kasih ikan-ikan. ” Sesungguhnya Dewi lihat kalau Pinokio sudah mengerti kekeliruannya serta memerintahkan ikan-ikan untuk menolongnya.

Sembari berenang, Pinokio berjanji dalam hati “Kali ini sesudah saya pulang ke tempat tinggal saya bakal ke sekolah serta belajar dengan giat. Saya akan menolong pekerjaan dirumah serta melindungi ayah. ” Ketika itu “Hrrr…., seekor ikan hiu besar datang mendekat dengan nada yang menyeramkan. “Haaa…. Tolong. ” Pinokio ditelan oleh ikan hiu yang besar itu. “Hap” Didalam perut hiu betul-betul gelap gulita. Namun dari kejauhan tampak seberkas cahaya. Nyatanya itu yaitu kakek Gepeto.



Ayah! ” “Pinokio! ” Mereka berdua sama-sama berpelukan. “Aku pergi ke laut untuk mencarimu, serta saya ditelan hiu ini. Namun nyatanya disini saya berjumpa denganmu. Untung kita selamat! ”

Mari, kita keluar dari sini! ” “Badanku telah lemah. Kau saja yang pergi. ” “Aku tidak ingin bila tidak berbarengan Ayah. ” Saat ikan hiu tengah tidur, Pinokio melarikan diri dari mulut hiu dengan menggendong kakek Gepeto di punggungnya.

Dengan sekuat tenaga ia berenang hingga pada akhirnya tiba di pantai. Mereka menyewa satu pondok petani paling dekat. Sembari menjaga kakek, Pinokio bekerja sehari-hari. Pada akhirnya kakek jadi sehat kembali. “Pinokio, karna kaulah saya jadi sehat seperti ini. Terima kasih ya! ”

Ayah, mulai saat ini saya semakin lebih menurut lagi. ” Mendadak saja seputar mereka jadi bercahaya jelas, ” Pinokio, kau sudah jadi seseorang anak yang baik. ” Dewi nampak, serta mengubah Pinokio si boneka jadi seseorang anak manusia.


Pesan Moral : Kita mesti taat pada orang-tua. Serta jangan sampai terlalu berlebih dalam bermain-main karna saat belajar bakal jadi hilang.

No comments:

Post a Comment